Blog berisi informasi manfaat obat-obatan yang terbuat dari tanaman (herbal).

Resep Tradisional Melancarkan ASI

No comments
Kehadiran si buah hati dalam sebuah perkawinan tentu sangat berarti dan membahagiakan. Tentunya persiapan untuk kebaikan buah hati pun harus di lakukan secermat mungkin. Begitu juga dengan makanan pertama ketika buah hati lahir ke dunia, tak lain dan tak bukan ialah air susu ibu atau di singkat ASI. Bayi belum membutuhkan makanan pada saat dia lahir ke dunia, ASI sudah sangat cukup baginya. Kandungan ASI pun tak kalah hebat dengan gizi makanan atau susu formula Bahkan, sangat luar biasa untuk tumbuh kembang bayi pada fase 6 bulan pertama ASI mengandung protein, karbohidrat, lemak dan mineral yang dibutuhkan bayi dalam jumlah yang seimbang.

Manfaat ASI bagi ibu

ASI juga membantu ibu agar cepat langsing kembali, mengurangi pendarahan setelah melahirkan, mengurangi resiko kanker payudara, mempercepat pemulihan kesehatan ibu, dan yang tak kalah penting adalah ASI membuat ikatan batin dan kasih sayang antara ibu dan bayi makin erat.

Sayangnya tak semua ibu lancar ASI-nya karena berbagai faktor. Misalnya jumlah ASI menjadi sedikit karena terkena sindrom baby blues, yaitu depresi dan stress pada seorang ibu yang berujung pada menurunnya produksi ASI. Selain dibutuhkan dukungan dan kasih sayang dari keluarga, ibu juga perlu mengkonsumsi makanan bergizi yang dapat memperbanyak produksi ASI. Salah satu resep alami meningkatkan produksi ASI ialah membuat sayur bening daun katuk. Menurut penelitian, daun katuk mengandung kalsium, zat besi, fosfor, vitamin A, B dan C, protein, serat efedrin dan air, yang tentunya sangat baik untuk diberikan kepada bayi melalui ASI.

Resep Tradisional Melancarkan ASI

Bahan-bahan resep lancar ASI

  • 1 ikat daun katuk (ambil daunnya saja).
  • 2 siung bawang merah, iris tipis.
  • 2 siung bawang putih, iris tipis.
  • Garam dan gula secukupnya.
  • 2 gelas air

Cara membuat:

1. Didihkan air ke dalam panci bersih, masukan irisan bawang merah dan bawang putih.
2. 5 menit kemudian, masukan daun katuk sampai agak layu.
3. Tambahkan garam dan gula sesuai selera, cicipi dan angkat.
4. Makan selagi hangat.

Aturan pakai 

Takaran resep di atas adalah untuk 2 mangkuk sedang daun katuk. Sebaiknya dimakan sehari dua kali saat makan siang dan malam.

No comments :

Post a Comment